Makarti Jaya

Makarti Jaya

Minggu, 17 Januari 2021

Pelajaran IV Kitab Suci Veda Pendidikan Agama Hindu Kelas 1


Kitab Suci Veda

Kitab Suci Agama Hindu adalah Veda
Veda artinya Pengetahuan Suci
Veda ditulis dengan Bahasa Sansekerta dan menggunakan huruf Devanagari
Veda diwahyukan oleh Ida Sang Hyang Widhi kepada Maha Rsi
Maha Rsi Penerima wahyu Catur Veda adalah Maha Rsi Wyasa

Bagian-bagian Catur Veda :
1. Reg Weda
2. Sama Weda
3. Yajur Weda
4. Atharwa Weda

Kamis, 14 Januari 2021

Pelajaran IV Pendidikan Agama Hindu Kelas VI Sadripu

 SADRIPU

Kata Sadripu berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri atas kata Sad berarti enam, dan Ripu berarti musuh. 

Sadripu adalah enam musuh yang ada dalam diri setiap orang, semua itu perlu dikendalikan.

  1. Kama, artinya keinginan, nafsu, hasrat, kepuasan, dan kesenangan
  2. Lobha, artinya tamak
  3. Krodha, artinya kemarahan
  4. Moha; artinya bingung, kusut, nanar, tak ingat, menyasar, ngawur, membabi buta, tolol, kebodohan,  kesesatan, dan kegilaan
  5. Mada, artinya mabuk, gila, congkak, dan sombong
  6. Matsarya, artinya suka membenci dan irihati

Akibat Perilaku yang Dipengaruhi Sad Ripu

  1. kama akibatnya ia akan menjadi orang yang sombong, congkak, angkuh, egoisdan tidak ingat lagi kepada Tuhan.
  2. Lobha atau Sifat tamak atau lobha membuat orang benci kepada kita, maka hindarilah dan jadilah orang dermawan, pengasih, dan penyayang. 
  3. Krodha, atau Kemarahan menyebabkan kita berkelahi, bertengkar, meyebabkan kita membunuh dan berbuat kejam kepada orang lain dan makhluk lainnya.
  4. Moha; artinya bingung, kusut, nanar, tak ingat, menyasar, ngawur, membabi buta, tolol, kebodohan,  kesesatan, dan kegilaan.
  5. Mada atau Mabuk bisa disebabkan oleh minuman keras, oleh kepandaian, oleh kekayaan, kecantikan, semua itu menyebabkan orang menjadi lupa diri..
  6. Matsarya, atau Sifat iri hati dan membenci mengakibatkan diri sengsara dan menderita dalam hidup ini.

Pelajaran IV Pendidikan Agama Hindu Kelas V

 Catur Guru

Kata catur artinya empat dan guru artinya berat. 
Catur Guru berarti empat guru yang merasakan berat untuk bertanggung jawab kepada kita.
- Anak yang berbhakti kepada Catur Guru disebut Anak Suputra
- Anak yang tidak berbhakti/ Durhaka kepada Guru disebut Alpaka Guru

bagian-bagian Catur Guru :
a. Guru Rupaka atau Guru Reka adalah orangtua kita,
b. Guru Pengajian adalah guru yang mengajar di sekolah dan Orang Suci
c. Guru Wisesa adalah pemerintah,
d.  Guru Swadhyaya adalah Ida Sang Hyang Widhi.

Penjelasan dari bagian-bagian Catur Guru :
1. Guru Rupaka / Guru Reka
Disebut guru Rupaka karena Beliau yang ngerupaka atau ngereka dari tidak ada menjadi ada. orangtua kita memiliki 5 jasa kepada kita yang disebut Panca Widha :
    1. Ametwaken artinya berjasa telah melahirkan kita,
    2. Matulung Urip artinya orangtua kita berjasa telah menolong jiwa dari bahaya,
    3. Maweh Bhinojana artinya orangtua kita sudah berjasa karena telah memberi makan dan minum,
    4. Anyangaskara artinya orangtua kita telah berjasa dengan mengupacarai dengan upacara Manusa Yadnya, dan
    5.  Mangupadhyaya artinya orangtua kita telah berjasa karena telah mendidik dan mengajar 

 2. Guru Pengajian

Guru Pengajian mengajari kita cara membaca, menulis, berhitung dan juga orang Suci mengajarkan dan membimbing kita sesai ajaran agama.

3. Guru Wisesa

. Disebut Guru Wisesa karena Guru itulah yang ngawisesa atau memerintah, melayani, menciptakan ketentraman dan kesejahteraan masyarakat. Yang termasuk dalam golongan Guru Wisesa, seperti:
a.       Polisi,
b.      Satpol PP,
c.       TNI angkatan Darat, angkatan Laut, Angkatan Udara,
d.      Kelian Banjar Dinas/Adat,
e.       Perbekel/Kepala Desa/Lurah,RT/RW
f.       Camat,
g.      Bupati,
h.      Gubernur,
i.        Presiden,
j.        DPR,
k.      MPR,
l.        DPD, Menteri, dan lain-lain

4. Guru Swadhyaya

Guru Swadhyaya adalah Ida Sang Hyang Widhi. Ida Sang Hyang Widhi yang menciptakan segala isi dunia ini dengan penuh kasih sayang. Tuhan yang menciptakan keindahan alam, laut, sungai, gunung, bulan, bintang dan planet-planetnya.

 



Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas IV Menghargai Maharsi Penerima Wahyu Veda

 Pelajaran 4

Menghargai  Maharsi Penerima Wahyu Veda

Tri Rna Artinya Tiga hutang yang kita miliki sejak lahir
Bagian-bagian Tri Rna :
1. Dewa Rna yaitu hutang Jiwa/atma kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa
2. Pitra Rna yaitu hutang Jasa kepada Leluhur/orang tua
3. Rsi Rna yaitu hutang ilmu pengetahuan kepada Orang Suci/Rsi dan Guru

Sapta Rsi adalah orang suci yang diberikan kemampuan untuk menerima Wahyu Veda dari Sang Hyang Widhi.
bagian-bagian Sapta Rsi :
1. Maha Rsi Gritsmada 
2. Maha Rsi Visvamitra
3. Maha Rsi Vamadewa
4. Maha Rsi Atri
5. Maha Rsi Bharadwaja
6. Maha Rsi Vasistha
7. Maha Rsi Kanva

Maha Rsi yang mengkodifikasi/mengelompokan CATUR VEDA adala Maha Rsi Vyasa, dibantu oleh 4 orang muridnya yaitu :
1. Reg Veda disusun oleh Maha Rsi Pulaha
2. Sama Veda disusun oleh Maha Rsi Jaimini
3. Yajur Veda disusun Oleh Maha Rsi Vaisampayana
4. Atharva Veda disusun oleh Maha Rsi Sumantu

Kitab Suci Veda yang disusun oleh Sapta Rsi adalah :
1. Maha Rsi Gritsmada menyusun Kitab reg Veda Mandala II
2. Maha Rsi Visvamitra menyusun Kitab reg Veda Mandala III
3. Maha Rsi Vamadewa menyusun Kitab reg Veda Mandala IV
4. Maha Rsi Atri menyusun Kitab reg Veda Mandala V
5. Maha Rsi Bharadwaja menyusun Kitab reg Veda Mandala VI
6. Maha Rsi Vasistha menyusun Kitab reg Veda Mandala VII
7. Maha Rsi Kanva menyusun Kitab reg Veda Mandala VIII

Rabu, 21 Oktober 2020

Ciptaan Sang Hyang Widhi, agam HIndu Kela 1

 




Kompetensi Dasar           :

1.1  Menerima anugerah sebagai wujud rasa syukur kehadapan Sang Hyang Widhi atas segala ciptaan-Nya

2.1  Peduli terhadap ciptaan Sang Hyang Widhi dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis

3.1  Mengenal jenis-jenis ciptaan Sang Hyang Widhi

4.1  Menyajikan contoh-contoh ciptaan Sang Hyang Widhi dan karya manusia


Mahluk Ciptaan Sang Hyang Widhi

Jenis-jenis ciptaan Sang Hyang Widhi ada dua, yaitu berupa makhluk hidup dan benda mati. Makhluk hidup dijiwai oleh atma sedangkan benda mati tidak dijiwai oleh atma. Makhluk hidup dibedakan sesuai habitatnya masing-masing, ada yang hidup di air seperti ikan, ada juga yang hidupnya di darat seperti ayam, anjing. Dan makhluk hidup ciptaan Sang Hyang Widhi yang paling sempurna adalah manusia karena memiliki pikiran (Tri Pramana).

1.      Contoh-contoh benda mati ciptaan Sang Hyang Widhi yang ada di lingkungan sekolah seperti: batu, tanah, pasir, besi.

2.      Contoh-contoh makhluk hidup ciptaan Sang Hyang Widhi yang ada dilingkungan sekolah seperti:

a.       Manusia (Guru, siswa, dan karyawan sekolah)

b.      Tumbuhan (bunga, pohon, rerumputan)

c.    Hewan (kupu-kupu, cicak, semut, lipan)


Jenis-jenis ciptaan sang hyang widhi yang ada di air,darat dan udara.

a.       Jenis Hewan ciptaan sang hyang widhi yang ada di air seperti:

Ikan, cumi-cumi, ikan paus, ikan lumba-lumba.

b.      Jenis Hewan ciptaan sang hyang widhi yang ada di darat seperti :

Ayam, Kucing, Sapi, Harimau dll

c.       Jenis Hewan ciptaan sang hyang widhi yang ada di udara seperti :

Burung, Klelawar, Capung, Kupu-kupu dll

 Benda-benda hasil karya manusia seperti:

a.       Benda hasil karya manusia yang ada di sekitar sekolah seperti:

Meja, Kursi, Jam dinding, Pengapus, Lemari, Papan Tulis Dll

b.      Benda hasil karya manusia yang ada di sekitar rumah seperti:

TV, Motor, Sepeda, Kulkas, Setrika, Sapu dll


Senin, 03 Agustus 2020

Bagian-bagian Kitab Suci Veda

 


Veda Sruti dapat digolongkan jadi tiga, yaitu :
1. Bagian Mantram; 
2. Bagian Brahmana (Karma Kanda); 
3. Bagian Aranyaka Kanda/Upanisad (Jnana Kanda)

Kitab Veda Smerti secara garis besar dapat dibedakan jadi 3, yaitu
a. Wedangga berisi petunjuk-petunjuk tertentu untuk mendalami Veda; 
b. Upaweda yaitu buku-buku yang menunjang pemahaman Veda;
c. Nibandha memuat banyak aturan yang mencakup sistem atau cara pemujaan terhadap Tuhan, filsafat agama dan tuntunan tentang penggunaan mantra
        1). Yang termasuk Kitab Vedangga
                a). Siksa yaitu ilmu phonetik (bunyi) Veda. 
                b). Vyakarana yaitu ilmu tata bahasa. 
                c). Nirukta yaitu ilmu tentang etimologi (arti kata). 
                d). Chanda yaitu ilmu tentang irama Veda. 
                e). Jyotisa yaitu ilmu tentang Astronomi, Astrologi (ilmu perbintangan). 
                f). Kalpa yaitu ilmu tentang upacara berkorban.
        2). Yang termasuk Kitab Upaveda
                a). Ayurveda, berisi ilmu pengobatan. 
                b). Dhanurveda, berisi ilmu perang. 
                c). Gandharwaveda, berisi pengetahuan untuk melagukan mantram Samaveda. 
                d). Atharwaveda, berisi tentang ilmu pemerintahan, ekonomi, pertanian, ilmu sosial 
                e). Itihasa, berisi cerita Epas yaitu Mahabharata dan Ramayana. 
                f). Purana, isinya menceritakan Dewa-dewa, Raja-raja, dan Rsi-rsi zaman kuno.
        3). Yang termasuk Kitab Nibandha
                a). Sarasamuscaya oleh Rsi Vararuci. 
                b). Purva Mimamsa 
                c). Bhasya 
                d). Brhastika 
                e). Tantra/Agama 
                f). Vahya 
                g). Uttaramimamsa 
                h). Wangsa 
                i). Puja Mantra

Rabu, 22 Juli 2020

1. BAHAN AJAR VEDA KELAS 5

Kitab Suci Veda
  • Veda dikaji dari pendekatan etimologi dan semantik.
  • Kata Veda berasal dari urat kata kerja Vid yang artinya mengetahui.
  • Veda berarti ‘pengetahuan suci’, kebenaran sejati, “pengetahuan tentang ritual”, kebijakan tertinggi, “pengetahuan spiritual sejati tentang kebenaran abadi”, ajaran suci atau Kitab suci sumber ajaran agama Hindu. 
  • Menurut Maha Rsi Sayana "Veda" adalah Kitab suci, mengandung ajaran luhur untuk menuntun menuju kehidupan yang baik dan menghindarkan dari bentuk kejahatan

Kodifikasi Veda 
Maha Rsi Manu membagi jenis isi Veda ke dalam dua kelompok besar yaitu:
  1. Veda Sruti artinya WEDA YANG DISUSUN BERDASARKAN SABDA SUCI DARI TUHAN
  2. Veda Smerti artinya WEDA YANG DISUSUN BERDASARKAN INGATAN PARA RSI
Veda merupakan sumber hukum agama Hindu yang tersirat dalam kitab Manavadharmaśāstra II.10.;

Srutistu wedo wijneyo dharmasastram tu wai smrtih.
te sarwarthawam imamsye tathyam dharmahi nirbabhau.    



Terjemahannya:
Sesungguhnya Sruti (Wahyu) adalah Veda demikian pula Smerti ituadalah dharma- sastra, 

keduanya harus tidak boleh diragukan dalam hal apapun juga karena keduanya adalah Kitab suci yang menjadi sumber dan hukum suci itu (dharma).

Sri Swami Jagadguru Shri Chandrasekharendra Saraswati dari Kanchi Kama Koti Pitam, perguruan parampara Sri Sankaracarya merumuskan bahwa Veda dan Susastra terdiri dari 14 cabang pengetahuan yang disebut Caturdasa Vidyasthana yang terdiri dari:
  1. Veda (catur terdiri dari empat jenis Kitab, yaitu Reg, Sama, Yayur, Atharwaveda)
  2. Vedangga (terdiri dari enam jenis Kitab, yaitu Siksa, Vyakarana, Nirukta, Chanda, Jyotisa, Kalpa)
  3. Upanga Veda (terdiri dari empat jenis Kitab, yaitu Mimamsa, Nyaya, Purana, dan Dharmaśāstra)